Market

Catat Ini, Persediaan Pangan di Semarang Aman Hingga Lebaran


Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Kota Semarang menjamin, ketersediaan atau stok bahan pangan di ibu kota provinsi Jawa Tengah itu, aman alias mencukupi hingga Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih Setyawulan mengatakan pihaknya sudah melakukn pengecekan di lapangan terkait ketersediaan bahan pangan masih aman hingga Lebaran tiba.

Bahkan bahan pangan yang menjadi makanan pokok yakni beras juga stoknya masih aman. Meskipun beberapa kabupaten penyedia beras yakni Demak dan Grobogan mengalami banjir dan berakibat pada pengiriman beras. Namun Endang memastikan stok beras yang dimiliki Kota Semarang masih aman.

Pihaknya bahkan berkoordinasi dan bekerja sama dengan seluruh stakeholder dalam penyediaan pangan murah, aman dan terjamin kualitasnya. “Dari segi persediaan pangan di kota Semarang aman seperti beras stok aman meski harga masih agak tinggi karena pemasok dari kabupaten lain masih terjadi banjir,” kata Endang, dikutip dari Inilahjateng.com, Senin (25/3/2024).

Baca Juga  Janjikan BBM Tak Naik Sampai Juni 2024, Pakar UGM: Kementerian ESDM Jangan ‘PHP’

Sedangkan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, untuk menjaga kestabilan harga bahan pangan menjelang Idul fitri, Pemkot Semarang akan mengadakan operasi pasar.

Tak hanya itu, Gerakan Pangan Murah dengan menggandeng Bank Indonesia juga diadakan. Bahkan pada tanggal 2 April mendatang akan ada Gerakan Pangan Murah dengan skala lebih besar untuk bisa membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

“Kami punya Pak Rahman yangmensuplai dan muter untuk kegiatan terkait kestabilan harga,” tutur Ita, sapaan karibnya.

Diakui Ita, harga bahan pokok di Semarang bisa lebih stabil karena adanya Gerakan Pangan Murah hingga program Pak Rahman milik Pemkot Semarang. “Kita harapkan dengan ada GPM, Pak Rahman bisa menjaga inflasi dan ketahanan pangan di Kota Semarang,” tandasnya. 
 

Baca Juga  Antisipasi Pemerintah RI terhadap Dampak Ekonomi Konflik Iran-Israel

Beri Komentar (menggunakan Facebook)

Back to top button