
inilahjateng.com (Semarang) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) menjelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) memprediksi jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan laut di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang mengalami lonjakan hingga 15 persen.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Capt M. Abduh mengatakan bahwa lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi pada Jumat (20/12/2024), terutama mereka yang turun di Semarang.
Dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 20.960 penumpang, lanjutnya, tahun ini diprediksi terjadi kenaikan signifikan sebesar 15 persen.
Dirinya menyebut bahwa kenaikan ini seiring dengan kelonggaran pembatasan pascapandemi dan tingginya mobilitas masyarakat.
“Persiapan sudah kita lakukan. Kita siapkan tujuh kapal, dari Pelni tiga kapal, dari DLU empat kapal. Sudah dipersiapkan, sebelum Natal dan setelah Tahun Baru,” ungkapnya pada Senin (16/12/2024).
Lebih lanjut dirinya membeberkan bahwa rute pelayanan transportasi laut dari dan ke Pelabuhan Tanjung Mas mencakup lima jalur utama, yakni Semarang-Pontianak PP, Semarang-Ketapang PP, Semarang-Kumai PP, Semarang-Sampit PP, dan Semarang-Karimunjawa PP.
“Terbanyak dari Pontianak-Semarang PP, karena banyak mahasiswa dari Jogjakarta dan Semarang yang pulang saat liburan,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, lanjutnya, KSOP telah menyiapkan dua Posko pelayanan yang mulai beroperasi Rabu (18/12/2024).
“Nanti ada petugas gabungan yang ditempatkan di Posko, kurang lebih 75 personel, dari kita (KSOP), Ditpolairud, Lanal, termasuk dari Kesehatan Karantina,” terangnya.
Selain itu, aspek keselamatan penumpang menjadi perhatian utama, termasuk pengecekan peralatan pelampung dan persiapan lainnya.
“Karena itu wajib, untuk keselamatan. Hal yang diwaspadai, kalau di sini kan banjir dan rob. Tapi kita sudah antisipasi menyiapkan sebanyak 40 pompa dari Pelindo,” tegasnya.
Pihak KSOP juga terus memantau kondisi gelombang laut bekerja sama dengan BMKG. Meski demikian, masyarakat diminta untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan.
“Kepada calon penumpang kapal, untuk mempersiapkan obat-obatan pribadi, demi menjaga kesehatan,” tutupnya. (BDN)