JatengNews

Polres Sukoharjo Didesak Ungkap Kasus Mayat Misterius

inilahjateng.com (Sukoharjo) – Penyebab kematian Serlina warga Dlangin Lor, Desa Lemahabang, Kecamatan Jumapolo, masih menjadi misterius.

Polda Jateng mendesak jajaran Polres Sukoharjo untuk memberikan keterangan pers.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Satake Bayu S, mengatakan, menurut informasi yang diperoleh, peristiwa kematian gadis 22 tahun tersebut rencananya akan di sampaikan melalui konfrensi pers.
“Rencana mau dirilis, tapi tidak tahu kapan. Kemarin saya bilang ke Pak Kapolres, Pak Kapolres biar lebih jelas dirilis saja, penyebabnya, kemudian hasil penyelidikan bagaimana, biar media bisa memberikan informasi ke masyarakat,” kata Satake, Rabu (17/4/2024).
Sementara itu hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Sukoharjo terkait penyebab kematian Serlina.
Diberitakan sebelumnya, ayah korban, Sarno, membeberkan bahwa satu orang terduga pelaku telah diamankan.
Satu pelaku terduga pembunuhan Serlina, warga Dlangin Lor, Desa Lemahabang, Kecamatan Jumapolo, dikabarkan telah diamankan pihak kepolisian.
Hal tersebut disampaikan oleh ayah korban, Sarno (55) saat ditemui di kediamannya, Selasa (16/4/2024).
Sarno mengatakan, satu terduga pelaku S, saat ini telah di tangkap polisi. S diketahui merupakan kenalan putrinya.
Sedangkan satu pelaku lain, D, masih dalam pengejaran kepolisian.
“S ini waktu jasad anak saya ditemukan ada di lokasi. Malah ikut kerumunan warga lihat di sana. Kalau yang D itu yang masih dikejar,” kata dia.
Sarno mengaku tidak mengenal kedua terduga pelaku tersebut. Namun dari keterangan teman putrinya, kedua terduga pelaku ini sering datang ke tempat kerjanya.
Sarno pun berharap aparat kepolisian agar bergerak cepat menuntaskan kasus dugaan pembunuhan terhadap putrinya.
Sebab selain menghilangkan nyawa putrinya, sejumlah barang milik korban juga raib.
Di antaranya sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol AD2612 ATF, handphone (HP), uang gaji dan tunjangan hari raya (THR). (DSV)
Baca Juga  Anies Belum ‘Ketok Pintu’, Hasto Duluan Sebut PDIP Dahulukan Kader jadi Cagub Jakarta
Back to top button